,

YSDS Kunjungi Laboratorium Mikrobiologi FK-KMK UGM

Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Yayasan Setiabudi Dharma Setia (YSDS) pada Jumat, 21 Februari 2025 dalam rangka memperkuat kerja sama pengembangan fasilitas penelitian, khususnya di bidang genomik mikroba. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung inovasi riset mikrobiologi klinik, patogenesis mikroba, serta resistensi antimikroba, dengan memanfaatkan teknologi genomik yang semakin berkembang pesat.

Foto 1. Staff Mikrobiologi FK-KMK dan tim dari YSDS

Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk peningkatan kapasitas laboratorium melalui penyediaan fasilitas penelitian berbasis sekuensing genom dan bioinformatika. Dengan adanya penguatan fasilitas ini, diharapkan penelitian terkait deteksi dini patogen, mekanisme virulensi, serta pemetaan resistensi antibiotik dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang kesehatan.

Kerja sama ini bukanlah yang pertama antara FK-KMK UGM dan YSDS. Sebelumnya, YSDS telah memberikan dukungan besar dalam penyediaan fasilitas diagnostik serta alat laboratorium untuk layanan COVID-19 selama masa pandemi. Dukungan tersebut memungkinkan laboratorium mikrobiologi FK-KMK UGM untuk menjalankan pengujian sampel secara lebih efektif, membantu dalam surveilans penyakit menular, serta mempercepat upaya mitigasi pandemi di Indonesia. Keberlanjutan kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas cakupan riset, tidak hanya dalam bidang penyakit infeksi akut seperti COVID-19, tetapi juga dalam tantangan kesehatan global lainnya, termasuk resistensi antimikroba yang semakin meningkat.

 

 

Mikrobiologi dan tim YSDS membahas kerjasama terkait pengembangan riset genomik mikroba

 

Kunjungan tim YSDS ke Laboratorium Mikrobiologi FK-KMK UGM

Inisiatif ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan) dengan mendukung inovasi dalam diagnostik dan pengobatan penyakit infeksi, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas laboratorium berbasis teknologi canggih. Selain itu, kerja sama ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan membangun sinergi antara institusi akademik dan sektor lain dalam mengatasi tantangan kesehatan masyarakat secara global.

Dengan adanya kolaborasi ini, FK-KMK UGM berharap dapat semakin memantapkan posisinya sebagai pusat unggulan riset mikrobiologi di Indonesia, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan kesehatan berbasis data genomik. Dukungan dari YSDS diharapkan dapat semakin mempercepat langkah FK-KMK UGM dalam menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan kesehatan di masa depan.

Oleh: Ayu R

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.