+62 811 2511 293

Jl. Farmako, Sekip Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

bm.fk@ugm.ac.id

ARSIP Month: April 2026

Archives

Guru Besar Mikrobiologi FKKMK UGM Imbau Waspada Varian Baru Covid-19 “Cicada”

Munculnya varian baru Covid-19 yang dikenal dengan nama Cicada menimbulkan kekhawatiran di berbagai negara. Meski demikian, Guru Besar Departemen Mikrobiologi FK-KMK UGM, Prof. dr. Tri Wibawa Ph.D., Sp. MK(K), memastikan bahwa hingga saat ini varian tersebut belum ditemukan di Indonesia dan belum menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya.

Beliau menjelaskan bahwa varian ini merupakan bagian dari COVID-19, tepatnya turunan Omicron BA.3.2 yang pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan pada November 2024. Setelah sempat tidak terdeteksi, varian ini kembali dilaporkan dan hingga Februari 2026 telah menyebar ke 23 negara. Meski demikian, belum ada laporan masuknya varian Cicada ke Indonesia. “Data yang tersedia saat ini tidak menunjukkan bahwa Cicada memiliki tingkat keganasan yang lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya,” ujarnya. read more

Read More »

Perkuat Silaturahmi, Departemen Mikrobiologi FK-KMK UGM Gelar Halal Bihalal

Acara syawalan menjadi momentum penting untuk saling memaafkan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan akademik. Departemen Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan halal bihalal pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh para profesor, dokter, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa PPDS, para purna serta alumni yang turut mempererat tali silaturahmi. read more

Read More »

Guru Besar Departemen Mikrobiologi FKKMK UGM Berpartisipasi dalam Forum Ilmiah Global Pada 14th International Conference on Typhoid & Other Invasive Salmonelloses di Phnom Penh, Kamboja

Penyakit tifoid dan infeksi salmonella masih menjadi masalah kesehatan utama di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang cukup signifikan. Pengendalian tifoid dan infeksi salmonella memerlukan pendekatan yang multidisiplin, mencakup aspek klinis, lingkungan, kebijakan kesehatan dan kolaborasi global.

Coalition Against Typhoid yang berkoordinasi dengan Sabin Vaccine Institute membuka forum ilmiah internasional ke 14 dengan tema utama “Innovation and Equity: Shaping the Future of Typhoid and Other Invasive Salmonelloses”. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 24-26 Maret 2026 di Phnom Penh, Kamboja. Konferensi ke 14 ini menekankan pada pentingnya inovasi dan pemerataan akses dalam upaya pengendalian penyakit tifoid dan infeksi salmonella secara global. read more

Read More »