Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada terus memperkuat kapasitasnya sebagai pusat layanan dan riset penyakit infeksi dengan adanya fasilitas Biosafety Level 2 Plus (BSL-2+) untuk pengerjaan kultur Mycobacterium tuberculosis (TB). Fasilitas ini memungkinkan proses kultur dan penanganan sampel TB dilakukan secara aman, sesuai standar biosafety dan biosecurity yang berlaku. Pemeriksaan TB di Lab Mikrobiologi sudah terakreditasi ISO KAN 17025.
Tidak hanya itu, Laboratorium Mikrobiologi FK-KMK UGM juga didukung oleh berbagai laboratorium penunjang lainnya yang terintegrasi, meliputi laboratorium kultur bakteri, laboratorium virologi, laboratorium mikologi (jamur), laboratorium molekuler dan genomik, laboratorium media dan reagen, serta biobank infeksius untuk penyimpanan isolat dan sampel klinis secara terstandar.
Kelengkapan fasilitas ini memungkinkan pelayanan pemeriksaan berbagai penyakit infeksi dilakukan secara komprehensif mulai dari identifikasi konvensional, uji kepekaan antimikroba, hingga deteksi berbasis molekuler dan analisis genomik. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten serta infrastruktur yang memadai, Laboratorium Mikrobiologi FK-KMK UGM berkomitmen menjadi pusat rujukan, pendidikan, dan pengembangan riset penyakit infeksi di tingkat nasional maupun internasional.





